Showing posts with label cookies. Show all posts
Showing posts with label cookies. Show all posts

Thursday, December 8, 2011

Christmas Cookies

Natal sebentar lagi tiba...walaupun aku tidak ikut merayakan natal, tapi setiap natal aku ikutan sibuk.. Ya namanya juga jualan..hehehe... Khusus untuk natal aku selalu menyediakan kue kering dengan tema natal..  Seneng liat warnanya yg cantik-cantik...
Dulu, awal-awal aku terima pesanan kue kering tema natal, aku masih menghiasnya dengan royal icing (glazuur).  Jadi waktu menghiasnya bisa dipastikan betapa berantakannya meja kerja... Maklum, untuk tiap warna pasti ada dua kantong royal icing dengan kekentalan berbeda (yang kental untuk border atau hiasannya, yang lebih encer untuk mengcovernya).  Royal icing yang belepotan kemana-mana, plus disemutin pula....haduhh...riweuhh deh pokoknya.  Belum lagi tiap selesai satu warna, harus nunggu sampai kering dulu, baru ditimpa warna lain.  Kalo gak sabar warna bakal nyampur deh... Asli ngerjain dengan RI buatku lebih capek..atau karena aku yang gak sabaran yaa?  Menghias dengan RI juga gak bisa ditunda, harus dituntaskan pengerjaannya...

Nah, kemudian aku mengenal fondant...ternyata mengasyikkan juga main-main dengan fondant ini. Hmm...apa sih sebenarnya fondant atau plastic icing ini?  Googling kesana kemari..nemu blognya Ria-chocoloveid.  Ijin share disni ya mbak...

Sekilas Mengenal FONDANT atau PLASTIC ICING

Fondant atau rolled fondant sering disebut dengan PLASTIC ICING atau kadang disebut juga dengan pasta gula (sugar paste).
Fondant adalah bahan dekorasi cake yang cenderung elastis sehingga sangat mudah dibentuk sesuai keinginan. Biasanya fondant digunakan untuk mengcover cake dan juga digunakan untuk membuat hiasan seperti ornamen2 pada cake seperti pita, kerutan/renda, bunga juga figurine.
Fondant dibuat dari campuran gula, gelatin, glucose, glycerin, dan shortening dengan persentase terbesarnya adalah gula sehingga rasanya manis. Kadang juga adonan harus diberi bahan tambahan seperti Gum/ gum tragacanth untuk membuat adonan fondant menjadi lebih kokoh.
Membuat adonan fondant cukup repot, maka disarankan untuk membeli adonan fondant yang siap pakai saja di toko bahan kue. Di pasaran merk fondant yang beredar ada 2 yaitu FonDX dan Bakels.
Fondant siap pakai bentuknya seperti play dough/plastic dough atau seperti lilin mainan anak2. Hanya adonan dasar ini berwarna putih.
Saat baru dibeli dalam kemasan plastik biasanya kondisinya agak keras sehingga untuk menggunakannya harus diuleni terlebih dulu sampai lembut.
Untuk mendapatkan fondant yang warna warni biasanya harus dicampur dengan pewarna makanan, baik yang water base maupun yang oil base dapat dipakai. Tapi yang paling bagus adalah bentuk pewarna yang berupa pasta atau gel (biasanya merk import seperti Wilton, dan harganya relatif lebih mahal dibandingkan pewarna merk lokal).
Menyimpan adonan fondant yang belum terpakai atau sisanya, harus dibungkus plastik yang rapat atau kedap udara hingga saat digunakan. Dan diletakkan di tempat yang sejuk dan kering. JANGAN MENYIMPANNYA DI KULKAS atau FREEZER.
Fondant yang disimpan di kulkas selain mengeras, juga saat dikeluarkan akan berkeringat sehingga strukturnya menjadi rusak.
Dalam penggunaannya, saat menguleni adonan fondant, alas maupun wadah yang dipakai ditaburi dulu dengan sedikit tepung maizena agar tidak lengket pada alas ataupun wadahnya.
Sedangkan untuk menempelkan ornamen yang juga terbuat dari fondant, cukup diolesi dengan sedikit air dengan menggunakan kuas.
Cake yang sudah dihias dengan fondant TIDAK BOLEH disimpan di kulkas tetapi sebaiknya disimpan di ruangan yang sejuk berAC sampai saat disajikan. Mengingat asal muasal fondant dari negeri sub tropis, fondant sangat tidak bersahabat dengan suhu udara yang panas dan lembab karna akan melunak bahkan meleleh.
Bila diletakkan di suhu ruang, untuk jangka waktu tertentu masih dapat tahan bentuknya tetapi untuk jangka waktu lama (lebih dari 10 jam) cake yang dicover fondant, lapisan fondantnya akan melorot dan berkerut.
Jadi, sebelum memulai menghias cake dengan fondant... kenali dulu apa itu fondant termasuk juga kelebihan dan kekurangannya.

Nah, setelah nyoba menghias pake fondant ternyata buatku lebih menyenangkan, bisa berkreasi lebih banyak..seperti misalnya syalnya snowman, bisa aku bikin seperti syal beneran. Plus aku bisa mengerjakannya bertahap.  Misalnya untuk menghias pohon natal, maka semua kukis akan aku lapis dengan fondant warna hijau dulu, kalo masih punya tenaga dilanjut, kalo harus istirahat..ya bisa disimpan dulu... Hmmm...bisa menghias kue kering pake fondant aja udah seneng banger aku...hahaha... Padahal karya teman-teman lain di cake lebih...woww...dehh... 
Setelah kue kering dihias, lalu aku panggang sebentar dalam oven, didinginkan, trus siap dikemas deh..

Ini neh beberapa hasil akhirnya...





Oh iya...kue kering natal ini bisa dipesan lhoo... hehehe... *teteup jualan..*

Saturday, February 26, 2011

Choco Cheese Cookies

Ini kukis kreasinya mbak Indira Hijayanti, yang jadi juara 1 waktu event online Cookies Week di NCC (lengkapnya ada disini yaa..)
Pas lebaran tahun 2009, seorang teman bakulers Depok, Puspita,  mulai memasukkan kukis ini ke item jualannya, dan katanya jadi best seller.  Wahh, penasaran dengan ceritanya, tahun lalu aku masukkan juga kukis ini ke item jualan kue lebaranku.  Dari kukis percobaan pertama rata-rata berkomentar kukisnya enak, karena sebenarnya kukis ini adalah modifikasi sagu keju yang gurih dan lumer dimulut, tapi dilapis manisnya coklat.  Hmmm….sensasinya beda dan enak banget…!  Tahun lalu kukis ini langsung melejit sebagai runner up best seller di list jualanku…hehehe…
Terimakasih ya mbak Indira, untuk resep kukisnya yang OK banget…kapan-kapan beneran mau main ke Rani Cookies ya mbak…  Semoga sukses selalu dengan bisnisnya.
Nih, kalo penasaran mau nyoba, ini resepnya…tapi kalo gak sempat atau malas bikinnya, seperti biasa pesen ke aku aja yaa….hehehe…


CHOCO CHEESE CUP
(source : Indira Hijayanti)

Bahan :
·         100 margarin
·         50 mentega
·         1 kuning telur
·         150 gula halus
·         300 sagu yang telah disangrai
·         50 keju cheddar parut
·         50 santan instan

Topping :
·         coklat blok
·         coklat putih (aku gak pake)

Cara membuat :
  1. Kocok mentera, margarin, telur dan gula halus sampai campur aja
  2. Masukkan santan, keju aduk sampai rata
  3. Terakhir masukkan sagu aduk dan bentuk bulat-bulat
  4. Panggang dalam oven suhu 150 kurleb 25 menit
  5. Setelah matang angkat, letakkan di cup kertas yang terkecil tuangi coklat blok dan hias dengan coklat putih

Notes :
-   untuk finishingnya, di resep asli kukis dimasukkan ke papercup kecil, lalu dituangi coklat leleh.  Sedangkan kalo aku, aku celup ke coklat leleh baru aku tata ke papercup kecil

Choco Mint Cookies

Salah satu resep kukis yang aku sertakan di event online-nya NCC, Cookies Week.. Kalo mau ngintip banyak resep-resep kukis yang lain, silakan di klik aja disini..

Di resep asli kukis ini di Primarasa, isian di tengah kukis adalah selai kacang.  Aku gak suka selai kacang, jadi awalnya resep ini aku lewatin begitu aja.  Tapi tiba-tiba aku membayangkan paduan coklat dan mint.  Belum pernah nyoba paduan ini di kukis sebelumnya sih, tapi udah pernah nyobain coklat praline dengan isian mint.  Enak juga sih...so, aku pikir kenapa gak dicoba untuk kukis juga.
Waktu nyoba bikin kukis ini, aku surprise juga dengan tekstur kukisnya.  Teksturnya ringan dan crunchy, mirip seperti lidah kucing.  Rasanya nyoklat banget.  Kalo bikin kukis ini, aku sering sengaja menyisihkan kukis tanpa olesan coklat mint, karena rasanya emang enak banget.  Apalagi kalo aku bikin selalu full butter...jadi rasanya buttery – chocolaty gitu deh...hehehe...
Beberapa pelanggan yang nyobain kukis ini, bilang bahwa sensasi rasanya beda... kukis coklat dengan kejutan rasa mint yang semriwing di tengahnya...hmm... Lain dari yang lain...
Penasaran?  Silakan nyobain resepnya dibawah ini deh...Tapi kalo gak sempat  atau males bikinnya, boleh kok pesen aja sama aku....hehehehe.....


CHOCO MINT COOKIES
(modified from Primarasa)

Bahan :
  • 180g tepung tergu
  • 50g coklat bubuk
  • 250g margarin (aku ganti mentega)
  • 180g gula kastor
  • ½ sdt vanili bubuk
  • 2 butir telur
  • 1 kuning telur
  • 100 DCC (dark cooking chocolate) lelehkan
Olesan :
  • 150g coklat masak mint (hijau), cincang, lelehkan
Cara membuat :
  • Panaskan oven pada suhu 175°C.  Olesi loyang kukis dengan margarin, sisihkan.
  • Campur tepung terigu bersama coklat bubuk, lalu ayak, sisihkan.
  • Kocok margarin bersama gula kastor dan vanili hingga lembut.  Masukkan telur, kocok terus hingga mengembang.
  • Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan hingga rata.
  • Masukkan dalam plastik segitiga, dengan spuit polos di ujungnya.  Semprotkan di atas loyang, hingga membentuk bulatan berdiameter 2cm.  Lakukan sampai adonan habis.
  • Masukkan loyang ke dalam oven, panggang selama 10 menit hingga matang, angkat.  Lepaskan kukis dari loyang, taruh di atas rak kawah hingga dingin.
  • Oleskan coklat masak mint yang telah dilelehkan, ke dasar kukis.  Lalu rekatkan pada dasar kukis lainnya, sehingga membentuk pasangan.  Lakukan hingga kukis habis.
  • Ambil sebuah kukis, celupkan setengah bagian ke dalama DCC leleh, angkat.  Biarkan hingga coklat mengeras.  Hidangkan.   
Untuk 800g

Note
-  kesulitan yang aku hadapi waktu bikin kukis ini adalah membuat ukuran kukis yang seragam. Waktu aku lempar hal ini ke milis, minta masukan, ada yang memberikan masukan untuk membuat pola bulatan-bulatan dulu di kertas roti, dengan jangka.  Lalu kertas roti ini dipasang terbalik di loyang yang sudah dioles mentega tipis, lalu kertas rotinya dioles mentega lagi.  Nah, adonan kukis disemprotkan mengikuti pola-pola tersebut. Tapi trik ini belum pernah aku aplikasikan juga, soalnya belum bikin kukis ini lagi...hehe..

SILAKAN DICOBA YAAA... 

Thursday, February 10, 2011

Watermelon Cookies

Pertamakali bikin kukis ini lebih karena penasaran...penasaran dengan rasa dan bentuknya yang cantik.  Kukis ini sempat bikin heboh dunia permilisan NCC.  Jadi pertengahan tahun 2009, di antara beberapa resep kukis yang aku uji coba (untuk persiapan kukis lebaran), aku masukkan si watermelon cookies ini.  Namanya juga uji coba, yang berarti trial error...ya hasilnya error banget dehh...hehehe... Warnanya gak ok, bentuknya ancur...pokoknya gak ada cantik-cantiknya sama sekali.  Mana pas lagi menggulung 3 warna jadi satu, tiba-tiba mati lampu...huuwaaaa... terpaksa deh, kerja ditemani lilin.. 
Gak nyerah, aku bikin lagi yg kedua.  Berhasil! Yang kedua ini hasilnya cantik deh...psstt...udah bisa dibandingin dengan gambar kukis buatan suhu di NCC belum? wakakaka...:)
Kukis ini sempat aku masukkan item kukis lebaran, tapi alhamdulillah yang pesen kukis ini gak banyak.  Lha kok alhamdulillah? Iya..karena ternyata kukis ini sama sekali gak cocok untuk mass production.  Apalagi buat aku yang maunya dikerjain sendiri...hehehe... Tapi kalo hanya orderan personal sih masih bisa dikerjakan deh..
Ini resepnya yaaa...
WATERMELON COOKIES
(source : NCC)
Bahan:
300gr mentega/margarin (aku pake mentega)
225gr gula bubuk
50ml whipped cream
1 sdt perenyah cookies (Optional - aku gak pake)
1 sdt vanilla pasta
3 btr kuning telur
2sdt melon flavour
½ sdt garam
 
Cara membuat:
  1. Kocok semua bahan hingga lembut dan rata, lalu bagi menjadi 3. 
  2. 1/3 bagian diberi : - 175gr tepung terigu
                                - 50gr almond bubuk
                                - 10gr tepung maizena
                                - 20gr susu bubuk FC
                                - 1sdm wijen hitam yg sudah di sangrai
                                -  pewarna merah secukupnya
    aduk rata adonan ini, bagi 4 atau 2 bagian, bulatkan, bekukan dalam freezer.
  3. 1/3 bagian diberi :  - 175gr tepung terigu
                                 - 20gr tepung maizena
                                 - 20gr susu bubuk FC
                                 - pewarna kuning secukupnya
  4. 1/3 bagian diberi :   - 175gr tepung terigu
                                  - 20gr tepung maizena
                                  - 20gr susu bubuk FC
                                  - pewarna hijau dan kuning secukupnya
  5. Setelah adonan merah mengeras, bungkus dengan adonan kuning, bekukan lagi. Terakhir bungkus dengan adonan hijau, bekukan.
  6. Gulingkan pada gula kasar, lalu belah adonan menjadi dua bagian melintang, potong tipis, oven hingga matang (sekitar 20 menit dengan suhu 130’C.
Cantik kan penampilannya...rasa dan wanginya melon banget...(habis semangka gak ada wanginya...hehehe...).  Kalo tertantang untuk nyoba kukis cantik ini, sediakan waktu khusus ya...seoalnya emang harus telaten...:).   

 
 Selamat mencoba yaa...

Tuesday, February 8, 2011

Kaastengels

Kue kering klasik yang masih tetap populer hingga saat ini... Penasaran dengan asal muasal kuker ini, aku coba browsing, tapi yang aku dapat hanya informasi bahwa kuker ini sudah ada sejak jaman kolonial. Belanda di Indonesia...(hehehe...lah udah keliatan juga dari namanya yang holland banget...).  Nanti kalo akhirnya nemu informasinya aku tambahkan disini deh..
Kukis ini salah satu item jualanku juga.  Resepnya yang beredar juga banyak sekali.  Aku sudah coba beberapa resep, dan akhirnya merasa cocok dengan resep ini.  Sayangnya aku gak ingat darimana aku ambil resep ini, padahal aku copy lengkap...tapi ternyata gak ada info source-nya disitu.  Jadi mohon maaf kalo ada pemilik asli resep ini...jangan sungkan untuk mampir dan kasih  tau aku yaa..
OK...sekarang ini resepnya...:)



Kaastengels   
BAHAN :
  • 125 gram mentega
  • 2 kuning telur
  • 150 gram tepung terigu
  • 25 gram tepung maizena
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 100 gram keju edamer, parut halus (aku pake keju edam dan permesan, dengan perbandingan 1:1)
  • 50 gram keju cheddar parut panjang untuk hiasan
  • 1 kuning telur untuk olesan
Cara membuat :
1.  Kocok mentega dan kuning telur sampai lembut.  Masukkan keju edam dan parmesan.
2. Ayakkan tepung terigu, baking powder dan maizena di atas adonan lalu aduk rata.  Bentuk sesuai selera lalu olesi permukaannya dengan kuning telur.  Taburkan keju cheddar parut.  Oven sampai matang... 

untuk 400g

Silakan dicoba yaaa...:)

Monday, February 7, 2011

Cheese Button

Ini kukis yg sensasional di NCC, resepnya disharing oleh mbak Femmy Jaco.  Pertama kali jualan kukis ini pas lebaran tahun 2009, langsung banyak yang jatuh cinta sama rasanya dan alhasil kukis ini sukses jadi best seller...hehehe... Tahun lalu juga masih jadi best seller, karena memang pencintanya banyak dan loyal...:)
Rasa kejunya sih gak sekuat kaastengels, tapi paduan rasa keju dengan rasa manis dari lapisan glazuur (royal icing) sebagai toppingnya, menjadikan rasanya unik dan nagih...selanjutnya nyandu...hehehe... 
So, silakan diintip resepnya...


Cheese Button
(source : Femmy Jaco)

Bahan :
  • Butter 325 gram
  • Gula halus 1 sdm
  • Kuning telur 3 butir
  • Putih telur 1 butir
  • Keju edam 150 gram (aku pake edam dan parmesan dengan perbadingan 1:1)
  • Tepung sagu 100 gram
  • Tepung terigu protein rendah (kunci biru) 350-400 gram
  • Keju cheddar parut secukupnya (untuk taburan di atasnya)
Bahan glazuur (royal icing) :
  • Gula halus (icing sugar) 275-300 gram
  • Putih telur 50-60 gram
  • 1/2 sdt cream of tartar (optional, aku gak pake)
  • Vanili, cuka atau Lemon essence secukupnya
Cara membuat :
  1. Kocok butter dan gula halus hingga tercampur rata, masukkan telur, kocok rata, tambahkan keju. Aduk rata. Masukkan tepung sagu dan terakhir tepung terigu. Uleni hingga rata/kalis.
  2. Giling tipis 2-5 mm, potong kotak 2x2 cm (sesuai selera, aku bentuk bulat aja..)
  3. Olesi glazur, ratakan dan taburi keju cheddar parut
  4. Angkat satu persatu, tata di loyang kuker.
  5. Oven dengan api kecil hingga matang.

Glazuur:
Kocok semua bahan hingga setengah mengembang, tambahkan lemon essence.

Notes :
-  Biasanya setelah glazuur jadi, langsung aku masukkan dalam piping bag (plastik segitiga).  Selain mencegah glazuur cepat kering, pengaplikasian di atas kukis juga lebih gampang (tinggal potong ujung plastik segitiga, trus diratakan di atas kukis)
-  Glazuur dalam plastik bisa disimpan dalam lemari es sampai kurang lebih seminggu.  Jangan gunakan lagi kalo ada tanda bintik-bintik jamur.
-  Sebaiknya gula halus (icing sugar) diayak lebih dulu, sehingga gak menggumpal dan menyumbat lubang piping bag.
-  Penting sekali untuk memilih gula halus yang murni (hati-hati ada gula halus yang khusus untuk donat/gula donat ato gula halus kualitas rendah yang kadang-kadang dicampur maizena).  Pemilihan gula halus yang salah menyebabkan topping gak bisa mengering
-  Jangan mengocok glazuur terlalu mengembang, cukup sampai setengah mengembang (aduuhh...patokannya gimana yaa..asal udah kental mengkilap aja deh..)

Silakan dicoba yaaa....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design